Teh Bunga Kertas (Bougainvillea): Minuman herbal tradisional yang lagi hits. Tapi benarkah aman?
| Ramuan Teh Bunga Bougainvillea |
Teh merupakan salah satu minuman paling digemari masyarakat Indonesia. Selain rasa dan aromanya yang menenangkan, teh juga sering dikaitkan dengan berbagai khasiat kesehatan. Selama ini kita mengenal teh hijau, teh hitam, teh putih, atau teh oolong yang berasal dari daun Camellia sinensis. Namun, tahukah kalian bahwa bunga kertas atau Bougainvillea (Bougainvillea spp.) juga dapat diseduh menjadi teh herbal yang cantik warnanya dan kaya akan senyawa bioaktif?
Braktea (seludang bunga) Bougainvillea yang berwarna-warni mengandung berbagai senyawa fitokimia, di antaranya:
- Flavonoid (quercetin, rutin, kaempferol)
- Betasianin & betalain (pigmen antioksidan kuat)
- Pinitol (senyawa hipoglikemik)
- Tanin, saponin, alkaloid, fenolik, dan terpenoid
Dalam pengobatan tradisional di Indonesia, India, Thailand, dan Amerika Latin, teh Bougainvillea sering digunakan untuk membantu:
- Menurunkan kadar gula darah
- Mendukung kesehatan hati
- Mengurangi batuk dan gangguan pernapasan
- Sebagai antioksidan alami
Namun, penting untuk diingat: hingga kini, belum ada uji klinis berskala besar pada manusia yang membuktikan khasiat tersebut secara medis.
Sumber pendukung utama:
- Abarca-Vargas R, Petricevich VL (2018). Bougainvillea Genus: Phytochemistry, Pharmacology, and Toxicology. Evidence-Based Complementary and Alternative Medicine. → Review komprehensif: bukti terbatas pada manusia, efek antifertility pada hewan, toksisitas rendah pada dosis normal.
- Saleem H, et al. (2021). Bougainvillea glabra: Review on Botany, Traditional Uses, Phytochemistry, Pharmacology and Toxicity. Journal of Ethnopharmacology. pubmed.ncbi.nlm.nih.gov→ Penggunaan tradisional luas, tapi toksisitas perlu studi lebih lanjut; aman pada hewan.
- Krishna RG, Sundararajan R (2020). Toxicity Studies of Bougainvillea glabra. International Journal of Pharmaceutical Sciences and Research. → Non-toksik pada dosis tinggi akut/subkronik pada tikus; tidak ada kerusakan ginjal/hati signifikan.
- Chauhan P, et al. (2016). Bougainvillea spectabilis Exhibits Antihyperglycemic Activities. Journal of Evidence-Based Complementary & Alternative Medicine. → Efek positif pada hewan diabetes, tanpa toksisitas ginjal/hemoglobin.
Beberapa penelitian praklinis (in vitro dan hewan) memang menjanjikan, tetapi konsumsi berlebihan justru dapat menimbulkan efek samping (gangguan ginjal, hormon, atau penurunan hemoglobin).
Cara Membuat Teh Bunga Kertas (Bougainvillea) dengan Aman
Berikut dua cara paling umum dan aman yang banyak digunakan masyarakat:
A. Cara 1 – Menggunakan Braktea Segar (Metode Rebus Singkat)
- Petik 5–10 braktea Bougainvillea segar yang masih cerah (hindari yang sudah layu atau berjamur).
- Cuci bersih di bawah air mengalir untuk menghilangkan debu dan pestisida.
- Didihkan 250–300 ml air, masukkan braktea, kecilkan api.
- Rebus selama 2–3 menit saja hingga warna air berubah cantik (merah muda, ungu, atau oranye pekat). Jangan terlalu lama agar senyawa bermanfaat tidak rusak.
- Matikan api, saring braktea.
- Tuang ke cangkir, tunggu hingga hangat, lalu nikmati (boleh ditambah madu atau sedikit gula aren jika suka).
B. Cara 2 – Menggunakan Braktea Kering (Metode Seduh)
- Petik braktea segar, cuci bersih.
- Jemur di tempat teduh (tidak langsung terkena matahari) selama 2–4 hari hingga benar-benar kering dan rapuh, atau oven suhu rendah (±40–50 °C) selama 2–3 jam.
- Simpan dalam wadah kedap udara.
- Untuk menyeduh: ambil 1–2 sendok teh (sekitar 3–5 gram) braktea kering, seduh dengan 200–250 ml air panas (±80–90 °C).
- Diamkan 5–10 menit, saring, lalu minum.
Dosis yang Dianjurkan (Agar Tetap Aman)
- Maksimal 1–2 cangkir per hari (tidak setiap hari).
- Lebih aman dikonsumsi maksimal 3–4 kali seminggu.
Efek Samping & Peringatan Penting
Meskipun digunakan secara tradisional, konsumsi berlebihan dapat menyebabkan:
- Gangguan ginjal & hati
- Peningkatan kadar kalium (hiperkalemia)
- Gangguan hormon reproduksi (terutama pada daun)
- Penurunan penyerapan zat besi & hemoglobin
Dilarang untuk:
- Ibu hamil & menyusui
- Penderita gangguan ginjal, hati, jantung
- Orang yang sedang konsumsi obat pengencer darah, antidiabetes, atau antihipertensi
- Anak-anak di bawah 12 tahun
Teh bunga kertas Bougainvillea memang cantik, harum, dan memiliki potensi antioksidan tinggi menurut beberapa studi praklinis. Namun, hingga saat ini belum ada bukti ilmiah kuat dari uji klinis pada manusia yang menyatakan bahwa teh ini dapat mengobati diabetes, kolesterol, hepatitis, atau penyakit kronis lainnya.
Nikmati teh ini sebatas minuman herbal sesekali untuk relaksasi dan estetika saja, bukan sebagai pengobatan utama. Selalu konsultasikan dengan dokter atau ahli gizi sebelum mengonsumsinya secara rutin.
Semoga secangkir teh bunga kertas buatan kalian membawa keceriaan dan kesehatan. Selamat mencobanya dengan bijak!