Wajik Ketan Gula Merah
Menyajikan wajik ketan sebagai kudapan saat berkumpul bersama kerabat merupakan pilihan hidangan tradisional yang menarik. Kue ini memiliki tekstur yang khas, yaitu butiran beras ketan yang tetap terlihat utuh namun terasa sangat pulen dan lengket saat digigit. Perpaduan rasa manis pekat dari gula merah dan gurihnya santan kelapa menjadi daya tarik utama dari jajanan pasar ini. Meskipun membutuhkan waktu pengadukan yang cukup lama agar matang tanak, proses pembuatannya menggunakan bahan harian yang sederhana sehingga sangat bisa dicoba di rumah.
Bahan Utama
- ▢ 400 gram beras ketan putih berkualitas, cuci bersih lalu rendam selama 2 jam
- ▢ 200 ml air bersih panas (untuk siraman saat mengukus ketan)
Bahan Cairan Gula Merah
- ▢ 250 gram gula merah atau gula jawa pekat, sisir halus
- ▢ 50 gram gula pasir putih bersih
- ▢ 250 ml santan kelapa kental segar
- ▢ 3 lembar daun pandan segar, simpulkan
- ▢ 1/2 sendok teh garam halus
Instruksi Pembuatan
- Mengukus Ketan Awal: Panaskan panci kukusan hingga airnya mendidih. Tiriskan beras ketan yang sudah direndam, lalu kukus selama 20 menit hingga setengah matang dan menggumpal.
- Menyiram Ketan: Angkat ketan setengah matang, pindahkan ke dalam wadah. Siram dengan 200 ml air panas secara bertahap sambil diaduk rata sampai seluruh air meresap ke dalam butiran ketan.
- Mengukus Kembali: Masukkan kembali ketan ke dalam panci kukusan. Kukus lagi selama kurang lebih 20 menit hingga ketan benar-benar matang pulen dan tanak, lalu angkat dan sisihkan.
- Merebus Kuah Gula: Di dalam wajan besar, campurkan santan kental, gula merah sisir, gula pasir, garam, dan daun pandan. Masak menggunakan api sedang sambil diaduk terus hingga gula larut dan kuah mendidih berbusa.
- Menyaring Kuah: Jika gula merah banyak meninggalkan ampas kasar, matikan api sejenak lalu saring kuah santan gula tersebut ke dalam wajan yang bersih. Panaskan kembali hingga mendidih kecil.
- Memasukkan Ketan: Masukkan nasi ketan yang sudah matang tadi ke dalam rebusan kuah santan gula merah. Kecilkan api kompor ke posisi sedang cenderung kecil.
- Mengaduk Wajik: Aduk campuran ketan dan gula secara konstan menggunakan spatula kayu. Pastikan bagian dasar wajan tidak gosong. Masak hingga kuah mengering, meresap, dan tekstur ketan menjadi mengilap serta berat saat diaduk.
- Mencetak Wajik: Siapkan loyang persegi ukuran 18 cm yang sudah dialas daun pisang bersih atau dioles tipis minyak. Tuangkan adonan wajik panas ke dalamnya, lalu tekan-tekan menggunakan spatula hingga padat dan permukaannya rata.
- Cara Penyajian: Biarkan wajik mendingin dan mengeras sepenuhnya pada suhu ruang selama beberapa jam. Potong-potong wajik ketan sesuai selera, misalnya berbentuk jajaran genjang menggunakan pisau yang dialas plastik, lalu sajikan di piring hidang.
Catatan Resep
- Proses merendam beras ketan selama minimal 2 jam dan menyiramnya dengan air panas saat dikukus setengah matang merupakan langkah wajib. Teknik ini menjamin butiran ketan matang pulen seutuhnya hingga ke bagian inti tanpa ada yang terasa keras atau liat setelah dicampur dengan kuah gula.
- Wajik baru boleh dipotong setelah kondisinya benar-benar dingin sempurna pada suhu ruang. Memotong wajik saat masih hangat akan membuat teksturnya hancur atau melebar karena kandungan gula dan ketan belum mengikat (set) dengan kokoh. Jangan lupa melapisi pisau dengan plastik bersih agar tidak lengket.