Resep Ayam Goreng Kalasan Sederhana ala Rumahan yang Praktis Lengkap dengan Kremesan Bersarang

Ayam Goreng Kalasan

Ayam Goreng Kalasan

Menyajikan ayam goreng kalasan di meja makan rumah selalu berhasil memikat selera makan siapa saja. Hidangan ayam goreng tradisional ini memiliki ciri khas rasa manis gurih yang sangat meresap sampai ke serat daging terdalam berkat teknik ungkep menggunakan air kelapa murni. Setelah digoreng, daging ayamnya tetap terasa empuk dan lembut di dalam dengan permukaan luar yang cokelat keemasan eksotis. Dipadukan dengan taburan rempah kremesan yang renyah beserta cocolan sambal tomat matang, menu istimewa ini sangat praktis dipraktikkan di dapur rumah untuk memanjakan lidah keluarga tercinta.

Bahan Utama Ungkepan
  • ▢ 1 ekor ayam pejantan atau ayam kampung, belah menjadi 4 bagian
  • ▢ 500 ml air kelapa murni segar
  • ▢ 50 gram gula merah atau gula jawa, sisir halus
  • ▢ 2 lembar daun salam kering
  • ▢ 2 cm lengkuas, memarkan
  • ▢ Minyak goreng secukupnya untuk menggoreng ayam
Bumbu Halus Ungkep
  • ▢ 6 siung bawang merah segar
  • ▢ 4 siung bawang putih kating
  • ▢ 4 butir kemiri, sangrai
  • ▢ 1 sendok teh ketumbar bubuk
  • ▢ 1 sendok teh garam dapur halus
Bahan Adonan Kremesan Renyah
  • ▢ 300 ml air sisa rebusan ayam yang sudah disaring
  • ▢ 4 sendok makan tepung tapioka
  • ▢ 1 sendok makan tepung beras
  • ▢ 1 butir kuning telur ayam
  • ▢ 1/2 sendok teh baking powder (agar kremesan bersarang longgar)
Bahan Pelengkap
  • ▢ 1 buah mentimun segar, iris sesuai selera
  • ▢ 2 lembar kubis segar, potong sesuai selera
  • ▢ 1 ikat daun kemangi segar, ambil daunnya
  • ▢ Sambal tomat matang atau sambal bajak secukupnya
Instruksi Pembuatan
  1. Tata potongan daging ayam di dalam panci ungkep. Masukkan bumbu halus, air kelapa murni, gula merah sisir, daun salam, dan lengkuas memar. Aduk perlahan sampai bumbu melarut merata meliputi seluruh permukaan ayam.
  2. Masak menggunakan api sedang cenderung kecil, tutup pancinya, dan biarkan ayam terungkep perlahan hingga air kelapanya menyusut tinggal sedikit (asat) dan bumbunya mengental meresap ke dalam daging. Angkat, tiriskan ayam.
  3. Saring sisa air rebusan bumbu ungkep ayam tersebut, lalu ambil sebanyak 300 ml untuk dijadikan bahan utama kuah adonan kremesan. Biarkan mendingin pada suhu ruang.
  4. Panaskan minyak goreng yang cukup banyak di dalam wajan menggunakan api sedang. Goreng potongan ayam ungkep sebentar saja (jangan terlalu lama karena kandungan gula merah mudah gosong) hingga warnanya kuning kecokelatan eksotis. Angkat, tiriskan.
  5. Membuat Kremesan: Campurkan air sisa ungkepan, tepung tapioka, tepung beras, kuning telur, dan baking powder ke dalam mangkuk. Aduk menggunakan balon whisk sampai adonannya encer merata tanpa ada gumpalan tepung.
  6. Pastikan minyak goreng benar-benar panas mendidih. Ambil adonan kremesan menggunakan jari tangan atau sendok, tuangkan dengan gerakan memutar tinggi di atas wajan. Adonan akan langsung mengembang dan membentuk jaring bersarang.
  7. Kecilkan api sedikit, lipat jaring kremesan yang mulai mengeras ke arah tengah, lalu masukkan sepotong ayam goreng di dalamnya. Goreng sebentar sampai kremesan berwarna kuning keemasan garing. Angkat dan tiriskan.
  8. Cara Penyajian: Tata daun pisang di atas piring saji sebagai alas. Letakkan ayam goreng berselimut kremesan garing di bagian tengah, lalu taburkan sisa remahan kremesan di atasnya hingga melimpah. Hiasi bagian tepi piring dengan irisan mentimun,potongan kubis, daun kemangi segar, dan mangkuk kecil berisi sambal tomat matang.
Catatan Resep
  • Penggunaan air kelapa murni (bukan air biasa) adalah rahasia mutlak keaslian rasa legit gurih ayam kalasan. Gula alami dalam air kelapa akan mengalami proses karamelisasi lambat saat diungkep, menciptakan tekstur daging yang luar biasa empuk dan beraroma wangi khas.
  • Saat menuangkan adonan kremesan, minyak goreng wajib dalam kondisi sangat panas mendidih dan posisi tangan menuang harus tinggi (sekitar 20-30 cm di atas wajan). Teknik ini sangat krusial agar adonan langsung pecah bersarang indah dan tidak menggumpal padat seperti bakwan.